Membangun Kawasan Unggulan: Langkah Awal Penataan Lingkungan di Kelurahan Nae
Kelurahan NaE, 10/03/2026. Dalam rangka membangun sinergi dan memperkuat koordinasi antar unsur di tingkat kelurahan, Lurah Nae melaksanakan rapat koordinasi bersama berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, LPM, para Ketua RT, serta tokoh masyarakat yang turut berperan dalam mendukung pembangunan dan penataan lingkungan di wilayah Kelurahan Nae.
Rapat koordinasi ini membahas sejumlah isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat, di antaranya penertiban ternak yang masih berkeliaran, pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan, serta berbagai persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman serta langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama oleh seluruh unsur masyarakat.
Selain membahas isu sosial kemasyarakatan, agenda utama dalam rapat koordinasi tersebut adalah penetapan kawasan unggulan yang akan menjadi lokus intervensi melalui Program BISA. Kawasan yang ditetapkan berada di wilayah RT 07 dan direncanakan menjadi percontohan atau role model dalam penerapan sistem penataan lingkungan berbasis masyarakat.
Lurah Nae, Fazhurrahman, S.STP., M.AP., menyampaikan bahwa penetapan kawasan unggulan ini merupakan langkah awal untuk membangun sistem yang dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu RT. Melalui kawasan tersebut, akan dikembangkan berbagai program seperti kampung hijau, pengelolaan sampah berbasis lingkungan, serta kegiatan penghijauan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Pada prinsipnya, bagaimana sistem dan pola untuk mendukung Program BISA ini dapat terbangun dan berjalan dengan baik. Program ini nantinya akan dievaluasi secara berkala, dan apabila berhasil maka akan diadopsi serta diterapkan di lingkungan lainnya di Kelurahan Nae,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kelurahan, ketua RT dan RW, hingga partisipasi aktif warga.
Rencana penerapan kawasan unggulan tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua RT 07, Bapak Darman, serta Ketua RW 02, Ustadz Edwin. Keduanya menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh program pemerintah kelurahan dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta mengembangkan lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata dengan baik.
Melalui penerapan kawasan unggulan ini, diharapkan akan tercipta model pengelolaan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan, yang nantinya dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam upaya mewujudkan lingkungan yang lebih tertib, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Bagikan artikel ini: